Gaya Wisata Saat Pandemi – Staycation Dalam Road Trip Alam

Gaya Wisata Saat Pandemi – Staycation Dalam Road Trip Alam

Wisata staycation dan road trip menjadi favorit para pemburu discount di program promosi Traveloka Epic Sale terhadap awal November lalu.

Berbagai kota target terkenal staycation dan roadtrip seperti Jakarta, Puncak, Bogor, Bandung, Yogyakarta, Malang dan Surabaya masih mempunyai peminat yang tinggi. Minat tinggi terhadap destinasi domestik yang mengutamakan keindahan alam termasuk tercermin dari kenaikan permintaan untuk Bali, Labuan Bajo, Lombok dan Banyuwangi.

Traveloka mengungkap destinasi lokal terkenal lainnya termasuk terlihat dari minat para pengguna terhadap daerah wisata, hiburan hingga kebugaran dan kecantikan di Jakarta, Surabaya, Bogor dan lokasi Jawa Barat lainnya.

Selama periode Traveloka Epic Sale 2020 yang menggandeng lebih dari 10.500 mitra, Bali merupakan destinasi bersama dengan pertumbuhan permintaan paling tinggi untuk product hotel, sebanyak 42 kali dibandingkan periode pandemi.

Selama era promosi, traffic pengguna di platform termasuk meningkat mencapai 5,8 juta kunjungan, yaitu 2,5 kali lipat dibandingkan traffic sepanjang periode pandemi. Rekor transaksi pun meningkat hingga 13 kali lipat transaksi untuk unit bisnis akomodasi.

Tahun ini, Traveloka termasuk tawarkan promosi melalui live streaming yang disaksikan 3,8 juta penonton, 2,5 kali lipat lebih besar dibandingkan live streaming biasanya sepanjang Mei hingga Oktober 2020.

“Kami optimistis bersama dengan adanya inovasi dan kolaborasi bersama dengan pihak pemerintah dan para pelaku industri berkenaan yaitu para mitra kami merupakan kunci agar industri pariwisata mampu cepat pulih dari efek pandemi Covid-19,” kata Shirley Lesmana, VP Marketing Accommodation Traveloka.

Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nia Niscaya menyatakan pihaknya mengapresiasi program promosi pariwisata bersama dengan inovasi berbasis teknologi yang dilaksanakan biro perjalanan daring ini. Hal berikut bersamaan bersama dengan kampanye yang dilaksanakan Kemenparekraf, yaitu InDOnesia CARE/ I DO CARE.

Kampanye berikut memiliki tujuan untuk meyakinkan seluruh industri pariwisata udah jalankan protokol-protokol kebersihan, kesehatan, keamanan dan lingkungan lestari (CHSE) di seluruh rangkaian perjalanan wisatawan di destinasi. “Gerakan ini diinginkan mampu lagi menaikkan pemulihan perekonomian nasional melalui mengkonsumsi sektor pariwisata,” kata Nia.

Author: publisher

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *