Wisata Alam Terbaik di Bogor, Trekking Sentul

Wisata Alam Terbaik di Bogor, Trekking Sentul

Setelah memakan saat trekking lebih kurang satu jam, wisatawan akan tiba di curug pertama yakni Curug Ciburial. Tampak panorama indah air terjun setinggi lebih kurang 10 meter berada di hadapanmu. Ada terhitung kolam alami dengan kedalaman lebih kurang 6 meter. Jika mampu berenang, wisatawan mampu langsung terjun dan menyelam hingg

a ke basic kolam. Namun, jikalau cuaca tidak baik atau turun hujan lebat, tidak dianjurkan untuk berenang dikarenakan aliran air akan deras. Baca juga: Tiga Leuwi di Bogor, Kolam Alami yang Cocok untuk Wisata Akhir Pekan Untuk yang tidak mampu berenang, jangan khawatir, dikarenakan mampu bermain air di bawah air terjun dan merasakan kesegaran alami. Penamaan Curug Ciburial pun, kata tidak benar satu warga setempat yakni Rahmat, dikarenakan warga setempat pada zaman dahulu mendengar gemericik air di balik tingginya semak-semak. “Ciburial itu kan bhs Sunda artinya air yang muncul berasal dari bawah,” kata Rahmat kepada Kompas.com, Selasa (27/10/2020). Aliran air curug ini mengalir ke bawah dan membentuk sebuah anak curug yang kondang terhitung di kalangan wisatawan yakni Curug Leuwi Hejo. Lokasi curug ini sesungguhnya tersembunyi, wisatawan mampu saja terlewat dan tidak lihat arah menuju curug. Hal ini dikarenakan curug berada di bawah dan bersembunyi di pada pohon rindang dan bebatuan besar.

Pengunjung tengah bermain air di Curug Kembar, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Lihat Foto Pengunjung tengah bermain air di Curug Kembar, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.(KOMPAS.com/NICHOLAS RYAN ADITYA) Sampai di Curug Kembar Puas bermain air di Curug Ciburial, saya melanjutkan perjalanan ke curug seterusnya yakni Curug Kembar. Perjalanan berasal dari Curug Ciburial menuju Curug Kembar tak begitu jauh. Cukup 5-10 menit. Medan yang di lewati tetap sama, berupa tanjakan dengan jalur berbatu dan tanah. Jika setelah hujan, tentu tanah akan merasa licin. Meski jaraknya dekat, wisatawan dianjurkan untuk selalu waspada supaya tidak terperosok ke jurang di sebelah kanan. Pengunjung nikmati situasi di Curug Kembar di Kampung Cibereum, Desa Cibadak, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (27/10/2020).

Di kawasan ini pengunjung mampu nikmati wisata curug dan trekking menuju 3 destinasi curug yakni curug cibuliar, curug kembar dan curug hordeng. Lihat Foto Pengunjung nikmati situasi di Curug Kembar di Kampung Cibereum, Desa Cibadak, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (27/10/2020). Di kawasan ini pengunjung mampu nikmati wisata curug dan trekking menuju 3 destinasi curug yakni curug cibuliar, curug kembar dan curug hordeng.(KOMPAS.com/RODERICK ADRIAN MOZES) Baca juga: 4 Curug di Purwakarta, Pas untuk Melepas Penat Sampai di lokasi, wisatawan akan lihat dua air terjun mengalir secara bersamaan. Jika diamati sesungguhnya dua air terjun ini nampak kembar dikarenakan berdiri berdampingan dengan tinggi sama kira-kira 10 meter. Aliran air pun nampak bersih dan jernih, sama dengan Curug Ciburial. Aktivitas menarik yang mampu dilakukan di sini tentu berenang dikarenakan air tak lumayan didalam kira-kira 2 meter. Jika tak mampu berenang, wisatawan mampu bermain air di bawah air terjun tersebut. Ada terhitung warung di tepi curug yang sedia kan makanan dan minuman. Curug ini terhitung memiliki satu spot foto menarik yakni di jembatan sebelum saat masuk curug. Pengunjung sesungguhnya akan melalui jembatan bambu selama lebih kurang 10 meter untuk sampai ke Curug Kembar. Suasana di Curug Hordeng di Kampung Cibereum, Desa Cibadak, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (27/10/2020). Di kawasan ini pengunjung mampu nikmati wisata curug dan trekking menuju 3 destinasi curug yakni curug cibuliar, curug kembar dan curug hordeng. Lihat Foto Suasana di Curug Hordeng di Kampung Cibereum, Desa Cibadak, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (27/10/2020). Di kawasan ini pengunjung mampu nikmati wisata curug dan trekking menuju 3 destinasi curug yakni curug cibuliar, curug kembar dan curug hordeng.(KOMPAS.com/RODERICK ADRIAN MOZES) Puncak trekking di Curug Hordeng Curug terakhir yang saya lalui adalah Curug Hordeng. Curug ini merupakan panduan bagi wisatawan yang berkunjung ke Sentul. Penasaran dengan alasan mengapa curug ini direkomendasikan, saya pun bersemangat untuk capai curug tersebut. Perjalanan tak begitu jauh berasal dari Curug Kembar, lumayan 5-10 menit telah sampai lokasi. Namun, berasal dari Curug Kembar ke Curug Hordeng, saya melalui jalur menanjak berbatu kembali, lebih-lebih mampu dikatakan lebih ekstrim berasal dari Curug Ciburial ke Curug Kembar. Sebelum tiba di curug, wisatawan akan mendapatkan sebuah mata air berasal dari pipa. Mata air ini mampu digunakan untuk membersihkan keringat di wajah setelah capek trekking. Curug ini berada di ketinggian kira-kira lebih kurang 720 mdpl. Ketika sampai di lokasi, saya lihat bentuk air terjun yang lebar dengan aliran air bersih dan jernih. Air terjun yang lebar berikut nampak seperti tirai atau hordeng. Pantas saja jikalau curug ini dinamakan warga setempat Curug Hordeng dikarenakan bentuknya yang sama tirai.

Aktivitas menarik yang mampu dilakukan di curug ini adalah berenang dan nikmati kesejukan yang ada di sana. Bagi wisatawan yang mampu berenang, curug ini cocok dikarenakan tak terlampau didalam kira-kira 1-2 meter. Aliran air yang sejuk dan tenang mampu menuntaskan capek dirimu setelah trekking dengan medan yang ekstrim. Jika tak mampu berenang, wisatawan mampu nikmati kesegaran curug dengan bermain air di pada bebatuan yang ada di kolam curug. Suasana di Curug Hordeng di Kampung Cibereum, Desa Cibadak, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (27/10/2020).

Di kawasan ini pengunjung mampu nikmati wisata curug dan trekking menuju 3 destinasi curug yakni curug cibuliar, curug kembar dan curug hordeng. Lihat Foto Suasana di Curug Hordeng di Kampung Cibereum, Desa Cibadak, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (27/10/2020). Di kawasan ini pengunjung mampu nikmati wisata curug dan trekking menuju 3 destinasi curug yakni curug cibuliar, curug kembar dan curug hordeng.

Wisatawan mampu terhitung nikmati kesegaran minum air kelapa yang di sediakan warung di curug atau sekadar nikmati makan mi yang tetap panas ditemani hawa sejuk. Curug ini memiliki dua kolam yakni kolam atas dan bawah. Kolam atas pas di depan air terjun. Tak wajib khawatir, kolam berikut tak terlampau didalam dan safe untuk bermain air. Baca juga: 5 Curug di Tasikmalaya, Pas Dikunjungi Saat Libur Panjang Jika mempunyai hammock, wisatawan terhitung mampu mendirikannya untuk bersantai pas di depan air terjun. wisatawan mampu merasakan percikan air terjun mengenai wajah saat wisatawan bersantai di atas hammock. Spot foto di sini sesungguhnya indah, wisatawan mampu berfoto di beberapa spot bila foto dengan latar keindahan alam Curug Hordeng, foto di basic kolam curug, sampai foto di atas hammock.

Usai telah perjalanan trekking ke tiga curug dekat kawasan Sentul City. Setelah suka nikmati keindahan alam, tantangan seterusnya adalah saat pulang. Perjalanan pulang pun terhitung ada tantangan tersendiri. wisatawan akan melalui jalur menurun dan menanjak, lalu diakhiri dengan trek menurun sampai pintu keluar. Sungguh sebuah perjalanan melelahkan, tapi terbayarkan dengan keindahan yang tersaji di tiga curug ini. Jika mengidamkan berwisata di tengah pandemi, wisatawan wajib ikuti protokol kesegaran yang ada seperti mengenakan masker, melindungi jarak aman, membasuh tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer, dan menjauhi kerumunan. Jika didalam situasi tidak sehat atau bersuhu badan lebih berasal dari 37,3 derajat celsius, maka dianjurkan tidak bepergian.

Author: publisher

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *